Rabu, 10 Juli 2019

Lomba Balita Indonesia 2019 Tingkat Kabupaten OI Dengan Tema" Kualtas Keluarga Penopang Perlindungan Anak Saya Anak Indonesia Saya Gembira"

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas tak luput dari peran orang tua yang teredukasi. Salah satu faktor yang mendasari untuk menciptakan generasi berkualitas yakni kesehatan anak. Orang tua harus memahami dan mengerti seperti apa kesehatan untuk anaknya.
Berkaitan dengan pentingnya mengedukasi orang tua untuk kesehatan anak, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir  mengadakan Lomba Balita Sehat Tahun 2019. Acara bertempat di Pendopoan Tanjung Senai Indralaya Rabu 10/7.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati OI HM. Ilyas Panji Alam, Tampak hadiri pada acara tersebut Ketua TP. PKK Kabupaten OI ,Hj Meli Mustika, Kepala Dinas Kesehatan Dr.Nurharlinah,S.Keb,M.Keb,SP.Com, para Kepala OPD dan Para Camat.
Adapun juri atau tim penilai berasal dari Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) dan PKK Kabupaten OI. Sedangkan peserta yang mengikuti lomba terdiri dari 16 orang balita kelompok usia 6 – 24 bulan, Balita dan 16  orang balita kelompok usia 2 – 5 tahun.

Penilaian kriteria Lomba Balita Sehat Indonesia Tingkat Kabupaten Ogan Ilir tidak hanya diambil dari kesehatan fisik saja tetapi diambil juga dari kesehatan psikologis yang meliputi perkembangan anak, status sosial, dan juga kesehatan emosional anak.

Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Nurharlinah,S.Keb,M.Keb,SP.Com, 
 dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan balita Indonesia yang berkualitas dan produktif khususnya di Kabupaten OI agar tercipta generasi penerus yang tangguh dan handal. Generasi ini tentunya sangat dibutuhkan bagi pembangunan Kabupaten Ogan Ilir.

Selain itu, Dr Nurhalinah juga mengatakan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memacu motivasi orang tua yang memiliki bayi atau balita, agar lebih meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan anak.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP. PKK Kabupaten OI, Hj. Meli Mustika, menyampaikan anak adalah aset bangsa yang sangat berharga dalam menentukan kelangsungan hidup dan kualitas kejayaan bangsa dimasa yang akan datang.

“Anak mempunyai hak dan kebutuhan hidup yang perlu dipenuhi yaitu kebutuhan makan dan zat-zat gizi kesehatan, bermain, kebutuhan emosional, pengembangan, moral, pendidikan serta memerlukan lingkungan keluarga dan lingkungan sosial yang mendukung kelangsungan hidup, tumbuh kembang dan perlindungan anak”. Papar Meli.

Meli Mustika, berharap setelah mengikuti kegiatan ini, para orangtua yang turut berpartisipasi mendapat peningkatan pengetahuan, sehingga sikap dan prilaku ibu dalam melaksanakan asuhan terhadap balitanya semakin baik yang nantinya dapat tercipta generasi berprestasi.

Sementara itu Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam menyampaikan, banyak manfaat yang dapat diambil dari kegiatan ini.

“Kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi kepada warga dan kader-kader posyandu juga memberi pengetahuan dan motivasi untuk orang tua dalam merawat anak”. Ujarnya.
Pewarta : Sanditya
Redaksi.www.dutasumsel.com10719

0 komentar: