News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kecamatan Sungai Pinang Dan Disnakertrans Kabupaten Ogan Ilir Berikan Pelatihan Kursus Jahi Menjahit

Kecamatan Sungai Pinang Dan Disnakertrans Kabupaten Ogan Ilir Berikan Pelatihan Kursus Jahi Menjahit

Dutasumsel.com.INDRALAYA, -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ogan Ilir dan Kecamatan Sungai Pinang  kembali melaksanakan pelatihan keterampilan jahit menjahit berbasis masyarakat.
Kegiatan ini mulai dilaksanakan sejak Senin (15/10) hingga 20 hari ke depan di Kecamatan Sungai Pinang,Ada sebanyak 20 peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan menjahit.
Suasana kegiatan pelatihan menjahit di Kecamatan Sungai Pinang.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Ogan Ilir A Saili ,ST Melalui Kepala Bidang Pelatihan Ketenagakerjaan Usman,mengatakan tujuan diadakannya pelatihan menjahit ini merupakan program peningkatan kualitas produktivitas tenaga kerja, agar para ibu rumah tangga dan perempuan yang belum memiliki pekerjaan mampu menjadi seorang wirausaha yang mandiri.

Jumat (18/10) para peserta pelatihan menjahit mulai belajar teknik dasar menjahit dengan dipandu oleh dua instruktur menjahit dari Kabupaten Ogan Ilir, Mereka mulai belajar membuat pola dan memotong kain.

"Saya mengikuti kegiatan pelatihan menjahit ini termotivasi untuk bisa menjahit dan membuka lapangan pekerjaan sendiri," kata peserta yang agak malu-malu saat di tanya. Awak media ini.

Peserta pelatihan menjahit asal dari Desa di Kecamatan Sungai Pinang ini mengaku belum bisa sama sekali menjahit.Sehingga dia tertarik untuk belajar pelatihan menjahit.
"Ini baru pertama kali ikut kursus menjahit dan semoga bisa mengikuti kegiatan dengan sebaik mungkin,"  ini.

Camat Sungai Pinang Mustakimah,S.sos,M.Si mengatakan bahwa para peserta berasal dari Kecamatan Sungai Pinang,dan
Kegiatan latihan menjahit dilaksanakan setiap hari kecuali Minggu dari pukul 08.00 Wib hingga 14.00 Wib dengan menggunakan mesin jahit manual.

Mereka akan menjalani latihan menjahit dengan membuat pakaian pria dan perempuan, serta kerudung.

Pihaknya berharap setelah pelatihan menjahit para peserta bisa mengembangkan ilmu menjahitnya.

Sehingga akan tercipta tenaga kerja baru yang punya keterampilan atau skill untuk meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat.

Selain pelatihan menjahit juga akan dilaksanakan latihan las dan perbengkelan sepeda motor untuk 2019.
Sekadar diketahui para peserta pelatihan minimal lulusan SMP sederajat dan usia maksimal 35 tahun.

Pewarta : Tim DS

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar