News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dipasung kurang Lebih 20 tahun,Keluarga Musadat harapkan perhatian pemerintah

Dipasung kurang Lebih 20 tahun,Keluarga Musadat harapkan perhatian pemerintah

INDRALAYA.DS, - Musadat (40) salah seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang tinggal di Dusun 1 Desa Tanjung Agas Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir sudah kurang lebih hampir 20 tahun hidupnya dihabiskan dalam ruangan kecil yang berukuran 2 × 4 meter dengan posisi kaki diikat rantai (dipasung) dibawah rumah panggung milik orang tuanya.
Sangat ironis dan miris dikarenakan dua tahun yang lalu bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam sempat mencanangkan Kabupaten Ogan Ilir bebas pasung,ini menjadi sebuah pertanyaan besar kemana pemerintah dalam melayani masyarakatnya lebih - lebih masyarakat yang tidak mampu.

Bukan itu saja, prioritas kesehatan masyarakat secara nasional menjadi prioritas utama dalam nawacita presiden Jokowi,artinya semua masyarakat berhak mendapat pelayanan kesehatan yang layak.

Mashuri (35) sang adik mengatakan,bahwa awal mulanya sang kakak pernah diobati dan diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit,akan tetapi karena terbatas biaya akhirnya pengobatan tidak berlanjut,dan takut mengganggu orang akhirnya sang kakak dipasung,"kepada siapa lagi kami mengadu karena takutnya nanti tidak ditanggapi orang dan untuk berobat secara maksimal kami tidak punya biaya,"katanya.

Ditambahkannya, untuk sekarang hanya makan obat pemberian dari Pihak Puskesmas Kerinjing,"ya,kurang lebih hampir 8 bulan makan obat pemberian puskesmas melalui bidan desa,"ucapnya.

Terpisah Nuhan Zawawi Kepala Desa Tanjung Agas menuturkan, sudah tiga kali dirinya selaku kades menyampaikan dengan pihak puskesmas, baik diforum maupun secara langsung dengan pihak puskesmas,"kurang lebih tiga kali saya menyampaikan, bahwa ada warga saya yang dipasung,tapi sampai saat ini belum ditanggapi secara maksimal oleh pemerintah,"katanya.

Laporan: Darius
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar