Jumat, 10 Januari 2020

Air di Muara Ulu Sungai Meluap,Banjir Bandang Kembali Melanda Kabupaten Lahat Dandim dan Kabag OPS Evakuasi Korban Banjir Bandang

LAHAT.DS,  – Beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat, terendam banjir bandang akibat Muara di Ulu Sungai Meluap dan tingginya curah hujan yang menerjang sejak pukul 00.30 WIB – 10.00 WIB pagi ini, menyebabkan ratusan rumah warga direndam banjir.

Terparah banjir menerjang didesa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, sedikitnya ada 200 unit rumah warga terendam, 12 unit rumah warga hanyut, 10 ekor kambing, 100 ekor ayam dibawa arus sungai Kikim meluap.

Begitu juga di Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat ratusan rumah warga juga terendam banjir dan ada dua rumah serta satu unit mobil Carry Fitura milik warga Gumay juga hanyut dibawa arus. Sedangkan untuk di Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang mengakibatkan 450 unit rumah terendam banjir.

“Alhamdulillah, banjir bandang yang menerjang dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat hanya merendam dan menghanyutkan rumah saja, tidak sampai menelan korban jiwa,” ungkap Dandim 0405 Lahat Letkol Kav Sungudi SH MSi, didamping Kabag OPS Polres Lahat, Kasat Lantas Polres Lahat AKP Rio Artha Luwih SIK MSi,  (10/01/2020).

Banjir juga menerjang, kata Dandim 0405 Lahat, dikelurahan Dempo Reokan Kecamatan Pagar Alam Utara dan mengakibatkan sedikitnya 25 unit rumah warga terendam banjir.

“Beruntung dalam peristiwa tersebut, tidak sampai menelan korban jiwa. Namun, bisa dipastikan warga yang ada mengalami kerugian materil,” tambahnya.

Lalu menyusul, dijelaskan Sungudi, untuk di Kecamatan Merapi, terutama ditempat wisata di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Lahat, dilokasi yang ada juga mengalami banjir terutama tempat anak anak bermain mengalami kerusakan.

Menurut Sungudi, berbagai upaya yang diambil dilapangan Kodim 0405 Lahat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Kabag Ops Polres Lahat, Kasat Lantas Polres Lahat, jajaran Polsek se-Kecamatan Kikim Area, serta masyarakat yang ada turut membantu.

“Kita turun kelapangan, guna membantu evakuasi warga yang terjebak banjir. Selanjutnya, mengatur lalu lintas, melakukan koordinasi meminjam alat berat untuk membuka jalan longsor, menyalurkan bantuan beras dan indomie,” pungkas Sungudi.

Penjagaan untuk posko I Desa Gunung Kembang dibawa penanggung jawab kepala dusun (Kadus) 1, Saudri dan Pikri, sedangkan, kepala dusun (Kadus) 2, Jaya jabatan didesa kaur keuangan, sungai empayang yang melintas Desa Gunung Kerto dilokasi luapan sungai.

“Kini jalan lintas timur (Jalinsum) air sungai meluap mulai berangsur surut, aktivitas kendaraan baik roda dua maupun empat sudah mulai melintas untuk melanjutkan perjalanan,” cetusnya.

Laporan:Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

0 komentar: