Sabtu, 18 Januari 2020

Hebat, gara - gara bulu alis hilang sedikit ,siswi sekolah ini langsung dihukum merangkak dan diduga ditendang

INDRALAYA,DS. - Dunia pendidikan di kabupaten Ogan Ilir kembali tercoreng, TN (17) Siswi SMA Negeri 1 Kandis Ogan Ilir diduga dianiaya guru dengan cara dihukum merangkak bak hewan kaki empat mengelilingi Satu setengah putaran halaman upacara sekolah, dan diduga ditendang oknum guru sekaligus wali kelasnya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh TN yang menjadi korban dugaan penganiayaan,ia mengatakan awal mula kejadian terjadi saat ia sudah didalam kelas dan dipanggil absen,saat diabsen sang guru menanyakan bulu alis siswi sebelah kanan yang berkurang,"ya,awal mulanya pagi itu kami dalam kelas,sekiranya pukul 08.00 pak andi mengabsen ,waktu nama saya dipanggil pak andi menanyakan bulu alis sebelah kanan saya yang berkurang sedikit, seketika itu juga pak andi menyuruh saya keluar dari ruang kelas dan menghukum dengan cara merangkak dan menendang pinggang sebelah kiri,"katanya saat dibincangi awak media Dutasumsel.com dikediamannya (18/01/2020).

Bukan berhenti disitu saja ,malahan sang guru kembali menghukum menyuruh merangkak,"ya,habis itu saya merangkak kembali seputaran dan akhirnya sempat pingsan,dan ingat sudah diruang UKS,"ujarnya.

Terpisah Sarwani M.Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Kandis saat ditemui awak media mengklarifikasi kejadian tersebut, ia menceritakan bermula sang guru menanyakan bulu alis sebelah kanan siswinya yang hilang sedikit dan kedua pihak sudah bermaafan dan menyatakan Tidak ada penganiayaan berupa tendangan terhadap siswinya yang dilakukan oknum bawahannya,"ya ,kalau untuk kekerasan dengan siswi tidak ada ,apalagi sampai menendang,"ungkapnya.

Akibat dari hukuman tersebut TN mengalami memar serta luka lecet di bawah tulang sendi lututnya dan trauma.(drs)

5 komentar:

  1. Kalau begini trus apa jadinya akhlak anak bangsa di masa depan.
    Seorang guru tidak ada salahnya menghukum
    Karna jelas perbuatan si TN itu melanggar syariat islam
    Dan media tolong namanya juga seorang siswa yang dihukum pasti dia kesal dan bagaimana caranya dia menyampaikan agar dirinya dikasihani dan berusaha orang lain ada dipihak dia, kalau smpai seorang guru yang meghukum siswanya dilaporkan ke polisi, bisa dipastikan dimasa depan akhlak anak bangsa akan hilang tiada hormat kpda orang tua dan lingkungan.

    BalasHapus
  2. Kami Alumni SMA Kandis juga, sedikit banyaknya kami paham karakter guru dsana. Kami sangat paham malahan dengan guru yg dlaporkan ini. Beliau sosok guru yg teladan, tegas dalam mendidik. Kami dulu prnah d hukum karna kesalahan kami sendiri. Apapun hukumannya itu hanya untuk mendidik kami, saya pernah mencukur alis waktu sma dlu dan saya pun di tegur.
    Guru tidak akan mungkin menghukum siswa nya kalau siswanya tidak bersalah.
    Dimana letak kesejahteraan guru kalau siswanya dhukum saja harus melapor dan dperpanjang.
    Zaman kami 2013 dulu tidak ada yg lapor melapor seperti ini. Krna kami tau kami dhukum karna ksealahan kami sendri dan untuk mendidik kami agar kami paham akan aturan dan norma agama.
    Jdi bagaimana nasib kami sebagai guru kalau siswa dhukum saja guru dpanggil dll.
    Niat baik guru hanya untuk mendidik anak2nya .
    Kita boleh melaporkan dengan alasan yg wajar sprti pencabulan , hukum gantung siswa, membunuh siswa hal yg masuk akal untuk dlaporkan .
    Smoga Allah memberikan kesabaran yg tiada batas untuk guru kami.
    Allah bersama jalan kebenaran����

    BalasHapus
  3. Saya termasuk alumni SMAN 1 kandis,,dan saya kenal dgn sosok guru tersebut,beliau pembina rohis sekaligus osis.Beliau adalah sesosok guru yg memberi motivasi kepada anak-anak muridnya,dari beliau lah saya belajar membaca al-qur'an dan hadist, Disaat kami salah beliau selalu menegur kami dan menasehati kami, dan kami pun menerima lapang dada karena sesungguh nya apabila seseorang guru sudah menegur anak muridnya tanda nya dia peduli dan sayang,,ibaratkan orang tua kalau anak nya salah pasti dihukum,itu tanda nya orang tua pengen anak nya berubah dan tidak mengulangi kesalahan tersebut.kami selaku alumni berharap kasus bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berbuntut panjang kepengadilan๐Ÿ™๐Ÿ™

    BalasHapus
  4. Saya tahu pak andi orang baik..belum perna sedikitpun saya dengar pak andi seperti ini...tolong jangan gara gara masalah kecil ini dibesarkan..tidak pantas siswa seperti ini melaporkan guru baik seperti pak andi..hanya gara gara permasalahan kecil melupakan kebaikan kebaikan beliau...

    BalasHapus
  5. Maaf jika ingin design web nya seperti seitus berita yang mobile banget yang dipakai web berita keren yang top..silahkan hubungi saya.. ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™ wartablackview@gmail.com

    BalasHapus