News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Diduga Takut di Cap Pengrusak Hutan Lindung Sedekah Dusun Rakyat Semendo PT.SERD Bantu Satu Ekor Kerbau

Diduga Takut di Cap Pengrusak Hutan Lindung Sedekah Dusun Rakyat Semendo PT.SERD Bantu Satu Ekor Kerbau

LAHAT.DS, -- Pihak PT Supreme Energy Rantau Dedap (Pt. SERD) langsung tanggap dan peduli kepada masyarakat lingkungannya sehingga begitu ada aspirasi dan gagasan Pemda M.Enim untuk menyelenggarakan syukuran & tolak balak direksi SERD di jakarta langsung meresfon dan menyetujui untuk memberikan bantuan seekor kerbau.

dimana pada hari minggu tanggal 2/2 akan diadakan Syukuran dan Tolak Balak atau sedekah dusun bagi masyarakat Semendo yang akan dihadiri oleh H.Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan .

Dengan adanya PT.SERD membantu satu ekor kerbau ini mendapat tangapan miring dari Doni salah satu masyarakat Kota Lahat yang megatakan 1/2 PT.SERD membantu satu ekor kerbau untuk acara Syukuran dan tolak balak dengan megadakan sedekah Dusun diduga hanya untuk mencari perhatian agar belang kejahatanya sebagai pengrusak hutan tidak tercium melalui PT.SERD Tanggap dan Perduli kepada Masyarakat.

Disamping itu juga diduga  PT SERD hanya mencari aman dimata orang nomor satu di Sumsel, kenapa bisa dibilang seperti itu soalnya acara sedekah dusun ini untuk tolak balak terkait teror harimau yang turun gunung karna hutan tempat mereka berkumpul yang menjadi habitat seluruh hewan telah dirusak oleh adanya aktifitas juga pembangunan PT.SERD dengan membabas hutan tanpa ada solusi untuk penanaman pohon baru.

Ia juga megingatkan kembali kejadian beberapa waktu lalu,ada salah seorang warga dari masyarakat Semendo Darat tewas akibat terkaman harimau,namun Pimpinan PT.SERD tutup mata dan tutup telinga tanpa ada tergerak hatinya untuk memberikan bantuan kepihak  keluarga yang tertimpa musibah terkaman harimau pungkasnya.

Laporan: Idham/Novita
Redaksi.www.dutasumsel.com

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar