Kamis, 20 Februari 2020

Menurut Survei Peluang Pemenang Pilkada 2020 Masih Di Raih Incambent IPA

INDRALAYA.DS, -- Pilkada tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 23 September mendatang. Ogan Ilir merupakan salah satu diantara 7 Kabupaten  di Sumsel  yang akan melaksanakan perhelatan akbar tersebut.

Banyak pigur publik yang sebelumnya digadang-gadangkan bakal maju, salah satu lembaga Survei POTRET melakukan riset pada akhir bulan Januari 2020 lalu, cukup mengejutkan, dari 20 nama tokoh yang disimulasikan belum ada tokoh yang dianggap sebagai kompetitor yang serius selain dari dua nama, yakni Petahana Ilyas Panji Alam dan AWNoviadi.

Sket analysis Popularitas nama-nama tokoh yang sudah cukup populer hari ini antara lain HM Ilyas Panji Alam 97%, AW Nofiadi 83%, Zaitun 64%, Endang PU Ishak 60%, Rusdi Tahar 42%, Panca W Akbar 41%, Muslih Qori 37%, Jiayka Maharani 35%, Kanoviyandri 30% dan Ardhani 23%, selain dari nama-nama tersebut masih dibawah angka 20%.

Dalam simulasi Elektabilitas pertanyaan terbuka (Top of mind) jika pemilihan Bupati dilaksanakan hari saat ini, HM Ilyas  Panji Alam unggul  37% , sementara diposisi runner Up AW.Noviadi dipilih hanya 11% , nama-nama tokoh lainnya masih  dibawah 5%. Dalam  simulasi elektabalitas 10 nama tokoh, HM.Ilyas Panji Alam dipilih sebesar  42% , sedangkan AW.Noviadi masih  diberada diangka 13% dan Endang PU Ishak 7%, nama-nama tokoh lainnya juga masih  dibawah 5% atau dibawah margin of eror survei.

Adapun jika simulasi berpasangan head to head, antara lain :

Pasangan HM Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak dipilih sebesar 51%  selisih 33% dari Pasangan AW.Noviadi Ardhani yang dipilih sebesar 18%, sedangkan pemilih yang belum menentukan Pilihan masih sebesar 31%.

HM Ilyas Panji Alam-Muslih Qori  dipilih sebesar 48%  selisih 26% dari Pasangan AW.Noviadi Ardhani yang dipilih sebesar 22%, sedangkan pemilih yang belum menentukan Pilihan masih sebesar 30%.

HM Ilyas Panji Alam-M Alki Ardiansyah  dipilih sebesar 45%  selisih 20% dari Pasangan AW Nofiadi Ardhani yang dipilih sebesar 25%, sedangkan pemilih yang belum menentukan Pilihan masih sebesar 30%.

Direktur lembaga POTRET, Ahmad Firdaus mengatakan bahwa kondisi pilkada Ogan Ilir cukup menarik , yang mana hanya ada dua nama yang menonjol. Petahana Ilyas Panji Alam dan AW Nofiadi.

Meskipun selisih diantara keduanya masih dalam rentang angka yang cukup jauh, tetapi mengingat pilkada yang masih menyisakan waktu 8 bulan lagi bisa jadi sang penantang AW Nofiadi menyalip ketertinggalan angka tersebut.

Menurut, Ahmad Firdaus menjelaskan, beberapa alasan mengapa petahana unggul jauh dibandingkan dengan nama-nama tokoh lainnya,

Pertama tingkat kepuasan masyarkat terhadap kinerja pemerintahan Ilyas Panji Alam masih diatas 70% memuaskan, hanya 21% yang menganggapnya tidak memuaskan. Hal inilah yang membuat akseptabilitas petahana masih dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Kedua belum adanya nama-nama tokoh lain yang dianggap sebagai penantang yang serius dan meyakinkan untuk membawa perubahan untuk Ogan Ilir kedepannya. Fakta dilapangan belum ada kandidat yang bersosialisasi selain dari AW.Noviadi dan Endang PU Ishak.

Ketiga, ingatan publik terhadap pristiwa masa lalu, yang mana masyarakat tidak mau memilih pemimpin yang pernah bermasalah dengan persoalan hukum baik itu korupsi maupun narkoba. Faktanya dari temuan survei bahwa sebanyak 72% masyarakat tidak setuju dengan calon yang pernah tersandung kasus Narkoba, dan 78% tidak setuju dengan calon yang pernah tersandung kasus korupsi.

Dari 3 alasan inilah  jawaban mengapa posisi elektabilitas petahana cukup jauh unggul, kami menggunakan metode realistis bukan asal tembak, kata Ahmad.

Laporan : Tim
Redaksi.www.dutasumsel.com

0 komentar: