Rabu, 20 Mei 2020

DPPKBP3AD KABUPATEN OGAN ILIR BAGIKAN KONDOM DAN PIL KB SERENTAK KEPADA MASYARAKAT UNTUK PUTUS MATA RANTAI PENULARAN COVID-19 DENGAN AYO BER KB

INDRALAYA.DS, -- Sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona dan empati terhadap masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Daerah (DP2KBP3AD) Kabupaten Ogan Ilir melalui Penyuluh KB melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19, dan Pembagian Masker,PIL KB dan KONDOM di Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Rabu (20/5/2020).

Dengan menggunakan Mobil Unit Penerangan (Mupen) KB, Mobil Akseptor, Mobil Alokon,petugas memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Yakni dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak minimal satu meter, menghindari keramaian dan olahraga untuk meningkatkan imun tubuh
Dan jika terpaksa keluar rumah untuk bekerja, maka masyarakat wajib menggunakan masker. Dalam aksi solidaritas tersebut tak hanya mengedukasi masyarakat, petugas juga membagikan masker dan Alat Kontrasepsi yaitu PIL KB dan KONDOM kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Aksi dengan tema " Ayo... Bersama Putus Mata Rantai Penularan COVID-19 Tapi Jangan Putus Pemakaian Kontrasepsi, Cegah COVID-19,Tetap di Rumah,Tetap Ber KB" dilaksanakan serentak di 16 Kecamatan dengan sasaran masyarakat kelas ekonomi bawah yang notabene kelompok yang paling merasakan terdampak penyebaran virus corona di Kabupaten Ogan Ilir. Dampak yang paling terasa adalah hilang atau berkurangnya pendapatan masyarakat.

Gerakan berbagi alat Kontrasepsi di Koordinatori oleh Kepala Dinas PPKBP3AD Kabupaten Ogan Ilir Bustami,SKM yang di dampingi seluruh jajaran Dinas PPKBP3AD menuturkan, bantuan tersebut dari spontanitas karyawan DP2KBP3AD dan Penyuluh KB. “Hasilnya, ada 150 masker dan PIL KB,KONDOM yang kami bagikan kepada masyarakat terdampak. Seperti Kampung KB,Daerah Pemukiman Penduduk seperti tukang ojek, pedagang pasar, dan kader KB yang kurang mampu dengan harapan meringankan beban mereka di tengah pandemi corona,” ungkapnya. Red

0 komentar: