Selasa, 16 Juni 2020

Peduli Terhadap Warga Yang Kurang Beruntung,M Rizal Ketua Yayasan RANBA : Ini Tanggung Jawab Bersama Untuk Saling Peduli

INDRALAYA,DS. - Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang juga sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI Perjuangan) OI, Rizal, melaksanakan kegiatan pemberian bantuan kesehatan kepada warga yang kurang beruntung di dua tempat yakni Indralaya dan Desa Ulak Segelung, Kabupaten OI, Selasa (16/6/2020).

Ketua Yayasan Rumah Anak Bangsa yang juga Sekjen DPC PDI Perjuangan, Rizal menjelaskan kegiatan pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pihaknya terhadap warga yang kurang beruntung.

Menurut Rizal, hal ini sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk saling peduli terhadap kesulitan yang sedang menimpah sesama.

"Sebagai makhluk sosial, sudah kewajiban kita untuk saling membantu, apalagi saudara kita ini, secara ekonomi kurang mampu," jelasnya.

Rizal juga menjelaskan bahwa sebelum berkunjung ke Desa Ulak Segelung, pihaknya lebih dulu berkunjung ke Indralaya untuk memberikan bantuan kesehatan kepada salah satu warga.

"Kita hari ini mendatangi dua orang pasien, yang pertama di Indralaya, kemudian di Desa Ulak Segelung. Di Desa Ulak Segelung ini kita mengunjungi adik kita Aulia Safitri yang menderita sakit Hydrocephalus," terangnya.

Untuk kasus ini, lanjut Rizal, pihaknya berencana akan melakukan pengobatan sampai tuntas.

"Mulai dari pendaftaran di Rumah  Sakit sampai nanti dioperasi atau tidak pokonya sampai sembuh," terangnya.

Masih kata Rizal, untuk biaya pengobatan ditanggung oleh Yayasan Insan Bumi Mandiri, kerjasama dengan Yayasan Umi Romlah dan Yayasan Anak Bangsa.

Sejauh ini pemberian bantuan sudah dilakukan terhadap tiga pasien hydrocepahalus dan juga pasien-pasien lainnya seperti bibir sumbing, bocor jantung dan penyakit-penyakit kronis lainnya.

"Kita juga masih dalam tahapan pemantauan. Kalau untuk yang bocor jantung sebelah kiri kita bawa ke Jakarta dan sudah dalam penanganan," bebernya.

Lebih jauh Rizal menjelaskan sejauh ini  masih ada keluar pasien yang menolak untuk diberikan bantuan pengobatan.

"Kita tidak bisa memaksa, namun pengobatan akan terus kita lakukan terhadap pasien yang membutuhkan bantuan dengan semaksimal mungkin," pungkasnya.(Drs)

0 komentar: