Bupati Ogan Ilir Positif Corona Dan Sempat Menolak Dibawa ke RSMH Palembang, Tak Mau Sendirian

Advertisement

Bupati Ogan Ilir Positif Corona Dan Sempat Menolak Dibawa ke RSMH Palembang, Tak Mau Sendirian

Redaksi
Jumat, 31 Juli 2020

#Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam saat konfrensi pers terkait dirinya dinyatakan terkonfirmasi Positif Covid-19, Senin 27/7/2020#


INDRALAYA.DS, -- Beberapa hari menjalani isolasi di rumah dinas, Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam akhirnya menjalani perawatan di RSMH Palembang, Kamis (30/7/2020) malam.

Ya, pasca ditetapkan positif Covid-19 Senin (27/7/2020) lalu Ilyas memilih untuk isolasi mandiri di Rumah Dinas.

Namun karena suhu tubuhnya tak stabil, maka Kamis (31/7/2020) malam ia dibawa ke Palembang.

"Panasnya naik turun, kan kalau di rumah ga sesuai kondisi. Ruangannya harus sesuai dengan kondisi isolasi," ujar Direktur RSUD Ogan Ilir, dr Roretta Arta Guna Riaman, Jumat (31/7/2020).

Roretta menjelaskan, awalnya Ilyas enggan untuk dirawat di RSMH Palembang.

Sampai akhirnya, orang nomor satu di Caram Seguguk itu mengajukan syarat untuk menjalani perawatan di sana.

Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Dirujuk ke RSMH Palembang, Positif Corona dan Suhu Badan tak Stabil

"Bapak ga mau sendirian, dia mau ibu ikut. Jadinya ya ibu juga ikut (ke RSMH Palembang)," ungkapnya.

Tentu saja karena sang Istri, Melly Mustika negatif, ia diawasi oleh tim medis secara ketat.

Bahkan Melly Mustika tak diizinkan berkontak langsung dengan Ilyas.

"Ibu juga ikut, tapi diawasi. Karena beliau juga kontak erat dengan pasien, kalau dulu istilahnya ODP (Orang Dalam Pantauan) ya," tuturnya.

Sementara selama menjalani isolasi di Rumah Dinas, sang istri juga berada di sana.

Namun sesuai protokoler, Melly tidak diperkenankan melakukan kontak langsung.

"Tidurnya juga tidak sekamar. Ada ruangan lain yang disiapkan khusus untuk ibu. Jadi ibu mantau-mantau saja," jelasnya.

Sebanyak 75 orang yang pernah kontak dengan bupati menjalani tes swab di KPT Tanjung Senai, Ogan Ilir, Sumsel, Selasa (28/7/2020).

Beberapa diantaranya ada unsur ASN yang bertugas di Pemkab, yang ada di lingkungan Pemkab Ogan Ilir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir, Herman mengatakan, pihaknya memang menggelar tes swab tersebut untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

"Untuk saat ini, memang kita yang meminta kepada orang-orang yang pernah kontak langsung dengan pak Bupati untuk dilakukan tes swab itu," ujarnya saat dikonfirmasi.

Seperti yang diketahui, Bupati Ogan Ilir dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu ditunjukkan dalam surat hasil pemeriksaan swab, yang keluar dari RS Bhayangkara Senin (28/7/2020) kemarin.

Herman mengatakan, setelah itu pihaknya melakukan tracking dan menelusuri siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan Ilyas Panji Alam langsung.

Hal itu dilakukan agar penularan Covid-19 tidak melebar lagi.
Selain swab, pihaknya juga melakukan pengetatan protokoler kesehatan di kantor Pemkab Ogan Ilir.

Selain itu bagi yang pernah melakukan kontak langsung dengan Bupati, diperbolehkan untuk melakulan isolasi mandiri dan bekerja dari rumah (WFH). (Zen)