News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Gagal Panen, Warga Benuang Ancam Demo PT Servo

Gagal Panen, Warga Benuang Ancam Demo PT Servo


PALI, DS  - Warga Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengancam akan mengelar aksi demo dengan memblokir jalan PT Servo Lintas Raya, lantaran debu yang disebabkan tingginya mobilisasi armada bermuatan batubara ini dinilai telah merusak tanaman dan membuat gagal panen.



Kepala Desa (Kades) Benuang Kawaludin mengatakan, bahwa dirinya mewakili warga pemilik kebun menilai, penyiraman yang dilakukan pihak perusahaan di sepanjang jalan PT Servo Libtas Raya terkesan seadanya saja, sehingga membuat pemilik kebun merugi.



"Areal jalan yang melintasi kebun warga ini sepanjang enam kilometer. Diselimuti debu yang berterbangan akibat armada angkut PT Servo Lintas Raya. Akibatnya tanaman di kebun seperti karet hasilnya menurun. Sedangkan, kebun nanas dan jagun warga lainya harus gagal panen," ungkapnya.




Pihaknya berharap, pihak perusahaan segera mengecek bersama warga dilokasi ini. "Karena kalau tidak warga berjanji akan demo dan blokir jalan. Kami juga akan segera menyurati pihak perusahaan atas kejadian ini," jelasnya.


Sementara, Humas PT Servo Lintas Raya Yayan Sunderi mengatakan, bahwa penyiraman di jalur operasionalnya di Desa Benuang, telah dilakukan secara maksimal. Namun, apabila ada warga yang mengaku gagal panen di kebunya akibat debu, hal ini perlu dilakukan penkajian terlebihdahulu.



"Kalau menuding seperti itu, tentu harus ada penelitian lebih dalam. Karena, banyak faktor lain juga. Mungkinsaja tanaman yang ditanam kurang penyiraman dan pemupukan, sehingga kebunya gagal panen," ujarnya.



Dikatakanya, warga pemilik kebun baiknya membuat surat secara resmi yang diketahui oleh kades dan bahkan camat ke pihaknya, sehingga bisa langsung menangapi keluhan tersebut dan mencari solusinya. "Suratnya harus dikirim, sehingga bisa kita lakukan pengecekan," pungkasnya

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar