News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PAT SMAN 3 Lais Gunakan Metode Luring

PAT SMAN 3 Lais Gunakan Metode Luring


MUBA, DS -Pelaksanaan kegiatan ujian tatap muka di awal tahun 2021 ini menjadi poin bagi tim gugus tugas COVID-19 untuk menentukan sekolah-sekolah di kecamatan yang boleh dibuka atau tidak pada hari senin (7/6/2021)


“Tadi kita lihat bersama di SMAN 3 lais kecamatam lais kabupaten musi banyuasin prokesnya sangat baik, mulai dari pencuci tangan, alat deteksi suhu, masker dan sarung tangan plastik semuanya lengkap. Semoga di sekolah lain semua dilengkapi prokesnya” centusnya Saptono Siswanto. SPd. MM


saat awak media berbincang kepada kepala sekolah SMAN 3 lais,  Saptono Siswanto.SPd. MM ,pada hari Kamis,(10/6/2021)


Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun  (PAT) atau biasa disebut ujian semester genap tahun pelajaran 2020/2021 di SMAN 3 Lais diselenggarakan dengan metode luring atau tatap muka.  Hal ini didasarkan atas Surat Edaran Disdik Provinsi  Sumatera Selatan Nomor: 420/0118/SMA.1/Disdik.SS/2021, pengarahan Kabid SMA pada acara dg MKKS Muba di Sekayu dan keinginan siswa serta orang tua/wali.

Semua mengacu pada protokol kesehatan (memcuci tangan,  jaga jarak dan memakai masker).

Penilaian diikuti oleh 86 siswa kelas  10 dan 11. 

Harapan semoga dari sini kedepan proses pembelajaran dapat berlangaung secara tatap muka,  sebab selama pelaksanaan daring beberapa aspek etika,  norma dan pembelajaran aqidah tidak dapat terlaksana dg optimal, imbunya


Penuh Motivasi Dan ,satu lagi saya berpesan kepada anak didik saya Menginspirasi.Pandangan dr Rissa Terkait Pembelajaran Tatap Muka.Galih Potensi Daerah,,,Saya minta kepada anak didik saya ,mengedepankan kesehatan, dan sering cuci tangan dan masker  Saya lihat hari ini suasana ruang kelas sangat baik dan mengedepankan prokes, serta sirkulasi udara yang terbuka dan sehat,” ujarnya


Menurut , kepsek menjaga kesehatan peserta didik tidak sepenuhnya menjadi perhatian perangkat sekolah, namun peran orang tua masing-masing peserta didik yang paling utama harus dilakukan.


“Saat pergi ke sekolah dan pulang dari sekolah orang tua peserta didik harus maksimal menerapkan prokes kepada anak masing-masing, ini penting dan paling utama,” ujarnya,,pak Saptono Siswanto.spd.MM


***( Ariyansyah )

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar